Catatan Perjalanan Jilid 1

Home Artikel Catatan Perjalanan Jilid 1

artikel image

Catatan Perjalanan Jilid 1

26 Oct 2017


Nusa Penida adalah salah satu pulau yang secara teritorial masuk ke dalam provinsi Bali, lebih tepatnya di Kabupaten Klungkung yang mana untuk menuju ke sana hanya ada satu cara yaitu melalui jalur laut atau bisa dibilang menggunakan kapal. Tidak semua kapal yang bisa kesana, hanya fastboat dan kapal roro yang bisa dijadikan alat transportasi menuju Nusa Penida.Saya sangat merekomendasikan menggunakan fastboat dengan jadwal yang disediakan oleh salah satu operator disana, yaitu DWI MANUNGGAL. Butuh sekitar 45 menit sampai 1 jam untuk perjalanan menuju penida menggunakan fastboat ketika ombak tenang tapi tidak usah khawatir karena kapten kapal sudah terlatih untuk mengarungi lautan dengan fastboatnya. 

Setelah sampai di nusa penida maka kita sebagai pengunjung akan disambut dengan pemandangan banyaknya mobil yang sudah terparkir di sisi pelabuhan yang mana menandakan begitu ramainya pengunjung Nusa Penida. Di sisi lain banyak guide travel Nusa Penida yang sangat ramah kepada setiap pengunjung dan telah siap sedia membawa tulisan dengan nama tamu yang akan mereka dampingi. 

Ada beberapa pilihan kendaraan untuk kita dapat menjelajahi pulau Nusa Penida. Bisa dengan kita menyewa motor ataupun ikut paket wisata yang sudah mulai banyak tersedia dan kita temukan di internet. Di tempat yang mayoritas adalah pemeluk hindu ini kita akan menemukan banyak tempat wisata alam yang tidak akan mengecewakan pengunjung. Saya mengambil trip satu hari untuk mengelilingi pulau Nusa Penida, namun ternyata sehari tidaklah cukup karena tidak semua tempat wisata bisa kita singgahi.

Llangsung saja ke objek wisata yang pertama yaitu Rumah Pohon atau juga bisa disebut Pulau Seribu yang mana tempatnya berada di sebelah tenggara pulau Nusa Penida. Akses ke sana lumayan lama sekitar 30-45 menit dari pelabuhan Nusa Penida. Di sana kita akan disajikan dengan tebing yang di ujungya kita bisa melihat beberapa gugus pulau yang indah, itulah kenapa namanya Pulau Seribu. Untuk fasilitas disana sudah lumayan bagus karena sudah ada lahan parkir untuk wisatawan. Ada beberapa toko kecil yang menjual minuman dingin dan kelapa muda. Untuk menuju ke rumah pohonnya sendiri kita harus menuruni tebing dengan melewati jalur yang sudah disediakan dan juga sudah aman. Di sana ada 2 rumah pohon yang disediakan dan instagram-able banget bagi para wisatawan. Ada beberapa spot foto yang bisa digunakan untuk mengambil gambar. Untuk balik ke tempat parkir adalah rintangan terberatnya. Bagi wisatawan yang jarang olahraga pasti akan merasakan betapa capeknya naik ke atas kembali ke tempat parkir kendaraan tadi. Karena jalan naik yang lumayan terjal maka otomatis akan membuat kita sedikit capek. Disarankan setelah sampai di parkiran untuk membeli es kelapa muda untuk menghilangkan dehidrasi dan menambah stamina untuk tour Nusa Penida selanjutnya. 

Lanjut ke destinasi wisata yang kedua yaitu Bukit Teletubies. Bukit Teletubies letaknya tidak jauh dari Rumah Pohon / Pulau Seribu. Di sana kita akan disajikan barisan bukit bekas dari sistem irigasi terasiring yang sudah tidak terpakai dan sudah tertutup oleh rumput hijau ketika musim hujan. Dan ketika musim kemarau akan berubah warna menjadi kecoklatan dan kurang menarik untuk latar foto.

Selesai dari Penida bagian timur, selanjutnya saya beranjak ke Penida bagian barat. Lalu destinasi menarik apa lagi yang akan saya temui ?




Artikel Lainnya

artikel image

2 Day 1 Night Package

13 Feb 2018

Our 2 Day 1 Night Tour Package ...

Selengkapnya
artikel image

Motorcycle Package

13 Feb 2018

Penida Trip Motorcycle package is a low ...

Selengkapnya
artikel image

Hotel in Nusa Penida

13 Feb 2018

Nu...

Selengkapnya